Blog

Lucrative 3 Cara Merawat Kitten Tanpa Induk

cara merawat kitten
Video & Tips

Lucrative 3 Cara Merawat Kitten Tanpa Induk

Cara merawat kitten tanpa induk sangatlah mudah dilakukan. Pada zaman saat ini semua aktivitas menjadi mudah, termasuk merawat bayi kucing yang terlahir tanpa induk. Kucing ketika melahirkan seringkali menyembunyikan anak-anaknya agar jauh dari mangsanya. Namun, hal ini membuat bayi kucing tidak terawat dengan baik. Terkadang kehilangan sang induknya. Untuk para catlovers, simak tips berikut cara merawatnya:

3 Cara Merawat Kitten:

1. Beri Susu Pengganti

Gambar dari kucing

Susu pengganti induk kucing kini tersedia di berbagai toko penjual makanan hewan atau petshop. Susu tersebut telah diracik sedemikian rupa menjadi susu formula pengganti asi dari induk kucing. Harga susu tersebut relatif terjangkau tergantung dari merknya. Kisaran harga antara 16.000 hingga 40.000 per 500gr. Untuk pemberian susu tersebut bisa dilakukan setiap 2 jam sekali sesuai dengan takarannya. Bayi kucing atau kitten yang telah ditinggal induknya sangat membutuhkan susu untuk mempertahankan hidupnya. Oleh karena itu, pemberian susu formula ini penting dilakukan untuk para catlovers. Namun, perlu diingat bahwa pemberian susu formula terkadang membuat kucing diare karena alergi dengan bahan tertentu. Sehingga, harus diperhatikan informasi komposisi susu rendah laktosanya.

2. Pemberian Kehangatan

Gambar dari kucing di dalam selimut

Pemberian kehangatan dapat dilakukan dengan cara memberikan kain atau selimut untuk mengantisipasi terjadinya diare. Dilansir dari liputan6.com, kitten atau kucing muda sangat rentan terhadap perubahan suhu dikarenakan kucing muda masih belum sepenuhnya memiliki kekebalan tubuh yang kuat. Pemberian kehangatan inilah yang membuat kucing tetap hangat dan nyaman saat mereka sedang tidur. Selain itu, kehangatan tersebut dapat membantu kucing tetap merasa disamping sang induk.

3. Bersihkan Kandang Dengan Rutin

Gambar dari kucing di dalam kandang yang terbuat dari kardus

Kitten sangatlah sensitif dengan virus dikarenakan sistem kekebalannya yang belum kuat. Sejatinya, kekebalan kucing didapat dari asi sang induk. Namun, dengan tiadanya sang induk, sistem kekebalan kucing belum terbentuk secara penuh. Sehingga, menjaga kandang tetap bersih harus selalu dilakukan. Pembersihan kandang bisa dilakukan setiap hari maksimal 2 hari sekali. Bayi kucing yang masih belum bisa berjalan tentunya mengeluarkan kotorannya di tempatnya. Pemberian alas seperti popok bayi yang kini tersedia di petshop juga sangat dianjurkan karena memiliki daya serap yang baik. Sehingga hal itu dapat meminimalisir perkembangan virus dan bakteri.

Baca juga: Best ! Ini Dia 5 Manfaat Kursus Fitness di Rumah

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping