Blog

Easy ! 5 Tips Menjadi Instruktur Musik Terbaik

photo-1593697821252-0c9137d9fc45-1
Uncategorized Pengembangan diri Video & Tips

Easy ! 5 Tips Menjadi Instruktur Musik Terbaik

Instruktur Musik Terbaik
Instruktur Piano

Instruktur musik adalah salah satu profesi yang saat ini paling dicari di dunia musik, terlebih bagi seseorang yang ingin mengembangkan bakatnya dimusik. Berbeda dengan guru musik, seorang instruktur lebih berpotensi mengembangkan hard skill seseorang. Di Indonesia sendiri, kursus musik mulai menjamur apalagi kursus – kursus memperkenal teori pembelajaran multiple intelligence dari pemikiran Howard Gardner. Seorang Instruktur cenderung lebih ketat dalam latihan, rehearsal, dan output utamanya adalah performance di panggung.   Dan juga instruktur mendidik supaya anak didik menjadi profesional di bidang musik.

Sayangnya semakin banyak orang yang menggap menjadi seorang instruktur perkara yang sepele dan hanya mempedulikan royalti saja, citra seorang instruktur menjadi buruk. Banyak Instruktur hanya mengandalkan modal mulut pun akhirnya dengan percaya diri ‘mengajari’ orang untuk kaya, padahal dirinya belum kaya. Mengajari orang untuk mendapatkan peringkat teratas di kelas, padahal dirinya sewaktu sekolah atau kuliah biasa saja. Mengajari orang untuk menjadi pemimpin, padahal ketika dia memimpin organisasinya berantakan.

Maka dari itu untuk menjadi seorang instruktur musik yang baik dan handal serta dapat memotivasi klien atau peserta didik, perlu lakukan beberapa tips sebagai berikut agar peserta didik menjadi lebih kompeten dan dapat mengembangkan skillnya menjadi lebih baik.

1. Minat

Menentukan Minat

Seorang instuktur harus memiliki minat terdalam dalam suatu bidang. Dalam musik seorang instruktur musik bisa memainkan perannya sebagai instruktur piano, gitar, vokal, dsb. Selain itu seorang instruktur harus memiliki modal yang kuat dalam dunia pelatihan dan materi khusus terkait apa yang dilatih. Instruktur yang handal selalu menekankan bahwa mereka bisa hebat seperti sekarang ini karena memang mereka tertarik, cinta dengan dunia pelatihan.

2. Percaya Diri

Percaya Diri

Percaya diri hal yang perlu dimiliki seorang instruktur, selain dapat memotivasi diri seorang instruktur musik juga harus mampu membangun rasa percaya diri peserta didiknya. Biasanya kepercayaan diri seorang instruktur, akan mulai pudar saat membimbing seseorang yang sulit diatur atau mungkin memberontak.

3. Komunikatif dan Interaktif

(Sumber : rencanamu.id/gisela-erika-marhono)

Kemampuan komunikasi yang baik tidak hanya berada pada saat dipanggung acara saja, namun seorang instruktur musik juga harus mampu berkomunikasi yang baik kepada peserta didiknya. Kemampuan komunikasi yang baik seorang instruktur akan berdampak besar pada peserta didiknya. Seperti dapat mudah memahami dan mempelajari materi baru atau metode baru. Sehingga, kamu tidak perlu bersusah – susah untuk membuatnya paham.  Salah satu cara untuk mengukur apakah kita komunikatif adalah dengan melihat apakah orang nyaman berkomunikasi dengan kita atau tidak. Selain komunikatif, Interaktif atau peka terhadap peserta didik juga diperlukan, misalnya seorang peserta didik, mengalami kemunduran atau stress lalu seorang instruktur harus memahami situasi seperti itu dan mulailah untuk memberi masukan atau kata – kata yang membangun.

Baca Juga : Musik Best ! Baca 7 Qoutes Terbaik Ini Jika Kalian Merasa Gagal dan Lelah Belajar Musik

4. Kreatif

Kreatif Bermusik

Menjadi seorang instruktur yang kreatif juga adalah keharusan bagi yang ingin dipandang terbaik. Seorang instruktur tidak hanya dituntut sebagai orang yang komunikatif, interaktif, dan bersahabat tapi juga seorang instruktur harus mampu menciptakan inovasi – inovasi yang kreatif dan menarik. Misalnya kamu membuat metode/cara pengajaran yang terbilang tidak biasanya dan dapat membuat peserta didiknya merasa enjoy saat mendalami suatu materi musik, kemudian dilansir dari ilmumanajemensdm.com yaitu masukkan gaya-gaya yang bisa membuat para peserta tertarik sehingga selama training berlangsung tidak akan bosan dan jenuh jika Anda terlalu kaku.

Tanpa kreativitas, maka pelatihan yang kita bawakan akan cenderung membosankan. Hal seperti menjadi nilai tambah yang baik, bagi seorang instruktur musik, terlebih seorang instruktur adalah bagian dari seniman, dimana seorang seniman cenderung menciptakan hal – hal kreatif.

5. Konsisten dan Role Model

Role Model

Seorang intruktur harus menjadi role model bagi peserta didik agar mendapat kepercayaan penuh dan secara tidak langsung dapat memotivasi dirinya. Biasanya para klien atau peserta didik, cenderung melihat – lihat background atau latarbelakang seseorang instruktur, apakah seorang instruktur ini berprestasi atau tidak. Seorang Instruktur yang menjadi role model akan sangat dipercaya oleh pendengarnya, ketimbang seorang intruktur yang hanya bisa berbicara tetapi tidak memiliki prestasi apapun. kamu perlu memperhatikan konsistensi antara apa yang diucapkan dengan kenyataan yang ada pada diri kamu.

Selain kemampuan dan kompetensi, Itulah 5 hal penting yang kamu harus perhatikan dan asah matang – matang sebelum menjadi seorang instruktur. Kamu juga harus membenahi sifat buruk, seperti egois dan tergesa – gesa. Jangan sesekali kamu hanya memikirikan keuntungan dari seorang instruktur, perlu dedikasi tinggi untuk memainkan peran ini.

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping