Blog

3 Fungsi Konsultan HR Bagi Perusahaan Anda. Best Strategy! Bangun Kualitas SDM dengan Konsultan HR

sebastian-herrmann-NbtIDoFKGO8-unsplash (1)
HR and L&D

3 Fungsi Konsultan HR Bagi Perusahaan Anda. Best Strategy! Bangun Kualitas SDM dengan Konsultan HR

Membangun sebuah perusahaan bukanlah hal yang mudah. Persaingan perusahaan yang akan dihadapi kedepan semakin ketat. Faktor yang paling penting dalam proses menjalankan sebuah perusahaan adalah sumber daya manusia. Perusahaan tentu membutuhkan karyawan yang kompeten. Nah, agar perusahaan mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dan berkualitas, Anda perlu bantuan Konsultan HR (Human Resource).

Konsultan HR akan membantu menyediakan SDM yang berkualitas serta menyelesaikan masalah sumber daya manusia pada perusahaan dengan saran atau solusi-solusi terbaik dan terbaru. Dalam pemecahan masalah konsultan memberikan berbagai solusi berdasarkan profil serta karakteristik perusahaan. Tidak hanya itu, dengan kualitas manajemen sumber daya manusia yang baik juga mampu mencegah kerugian perusahaan.

Secara tidak langsung Konsultan HR juga membantu menumbuhkan citra perusahaan. Tidak dapat dipungkiri bahwa perusahaan yang memiliki kualitas unggul memiliki tenaga-tenaga ahli atau para karyawan yang mempunyai keterampilan luar biasa pada bidangnya.

Keterampilan Untuk Menjadi Konsultan HR

  • Menguasai Pengetahuan Teori dan Praktek

Banyaknya jasa konsultan HR yang mengklaim dirinya seorang profesional tentu membuat Anda bingung. Hal yang paling mendasar yang harus dimiliki dari seorang profesional Konsultan HR adalah pengetahuannya. Pengetahuan teori mungkin banyak  yang memilikinya karena dapat diperoleh dari bangku pendidikan. Namun, yang harus Anda nilai adalah kemampuannya menyampaikan teori dan mempraktekannya. Kedua aspek ini juga mempengaruhi bagaimana konsultan menciptakan kualitas SDM yang unggul untuk perusahaan.

  • Komunikasi

Keterampilan komunikasi merupakan aspek yang langsung dinilai oleh klien dari seorang profesional konsultan HR. Dalam melakukan pekerjaannya profesional konsultan bertemu dengan banyak orang, menyampaikan informasi, dan menjadi seorang pemimpin. Oleh karena itu, sangat penting bagi profesional konsultan SDM memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Kemampuan komunikasi yang baik juga membantu klien memahami informasi yang disampaikan oleh konsultan, serta memperkuat hubungan kerjasama konsultan dan klien.

  • Berpikir kritis (Critical Thinking)

Pentingnya keterampilan berpikir kritis karena profesional konsultan human resource akan berhadapan dengan berbagai karakteristik klien dan jenis masalah yang berbeda pada setiap perusahaan. Keterampilan berpikir kritis ini akan membantu konsultan melakukan analisis terhadap berbagai karakteristik masalah perusahaan, menentukan solusi, serta pengambilan keputusan. Sehingga konsultan SDM terhindar dari pengambilan keputusan yang subjektif.

  • Pendengar Yang Baik

Profesional konsultan HR dalam pekerjaan nya akan banyak menjadi pendengar. Sebelum memberikan merancang strategi untuk SDM, dan memberikan solusi terlebih dahulu konsultan HR menjadi pendengar kliennya. Konsultan HR harus mampu mendengarkan setiap keluhan dan kebutuhan yang disampaikan oleh kliennya. Mengapa seperti itu, karena itu merupakan informasi yang menjadi data bagi konsultan.

  • Kemampuan Menjaga Rahasia

Setiap informasi yang diperoleh konsultan dari klien adalah data yang bersifat rahasia. Oleh karena itu, kemampuan profesional konsultan HR dalam menjaga menjaga privasi perusahaan sangat penting. Dalam persaingan bisnis kebocoran privasi perusahaan akan berakibat fatal. Keeratan hubungan kerja sama dilihat dari adanya rasa saling percaya.  Dalam menjalin hubungan kerja sama menjaga privasi merupakan hal yang tidak bisa dikesampingkan.

Fungsi Konsultan HR Bagi Perusahaan

  • Membantu Menyediakan SDM
Ilustrasi konsultan HR melakukan online interview
Ilustrasi konsultan HR melakukan online interview

Konsultan HR membantu melakukan perencanaan perkiraan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Perkiraan tenaga kerja berdasarkan analisis jabatan. Konsultan juga melakukan rekrutmen dan seleksi calon tenaga kerja. Dalam hal ini, konsultan menentukan persyaratan dan tahapan seleksi bagi calon karyawan yang melamar. Tahapan seleksi menyaring calon karyawan yang sesuai dengan kualitas SDM yang telah . Kualitas SDM dapat dinilai berdasarkan aspek-aspek penilaian yang telah ditentukan sebelumnya. Ada beberapa tahap seleksi yang dipilih oleh tim HR bagi calon tenaga kerja, yang meliputi: seleksi administrasi, psikotes, interview, LGD, tes kesehatan (Medical Cep Up), job performance test dan technical test.

  • Melakukan Pengembangan dan Evaluasi
Konsultan HR melakukan evaluasi terhadap kualitas SDM
Ilustrasi Konsultan melakukan evaluasi terhadap kualitas SDM

Dalam menduduki sebuah posisi jabatan tenaga kerja diharuskan menguasai keterampilan baik hard skill dan hard skill untuk melakukan pekerjaannya. Nah, salah satu yang dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu melakukan pengembangan SDM. Pengembangan karyawan berupa pelatihan (training) merupakan salah satu bentuk untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Pelatihan bertujuan untuk memenuhi dan meningkatkan keterampilan para karyawan.

Konsultan juga melakukan evaluasi terhadap kinerja yang dilakukan oleh karyawan. Evaluasi bertujuan untuk mengetahui apakah karyawan mampu melakukan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini juga memonitor peluang keberhasilan perusahaan mencapai goals.

  • Mengatur Sistem Remunerasi
Gaji merupakan salah satu alasan karyawan untuk melamar pada suatu perusahaan

Remunerasi berkaitan dengan kompensasi yang diterima oleh karyawan. Kompensasi yang diberikan harus memperhatikan beberapa aspek, seperti beban kerja, waktu, dan resiko kerja. Remunerasi tidak hanya upah atau gaji secara finansial, tetapi juga berupa non-finansial. Contohnya seperti fasilitas kerja, atau  dalam bentuk cuti.

Kompensasi merupakan salah satu aspek penting karena berfungsi untuk menarik perhatian calon tenaga kerja. Disisi lain, kompensasi dapat menimbulkan masalah baik bagi perusahaan maupun karyawan. Salah satu contoh yang terjadi pada BUMN dikutip dari CNN Indonesia bahwa PT INTI atau PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) dikabarkan selama tujuh bulan belum membayar gaji sejumlah karyawan.

Kompensasi dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan karena tercapainya kebutuhan yang menjadi
sumber motivasi. Aspek-aspek tersebut mencakup kebutuhan fisik, rasa aman dan keselamatan dalam bekerja, terpenuhinya kebutuhan social, kebutuhan akan penghargaan atau pengakuan terpenuhi dan kebutuhan akan perwujudan diri terpenuhi (Puspita, ddk, 2012).

Baca juga: Mentoring, 5 Most Important Tips yang Perlu Dikuasai Sebelum Menjadi Mentor

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping