Blog

Bercita-Cita menjadi Mentor? Yuk Kenali 3 Manfaat Menjadi Mentor

manfaat menjadi mentor
Pengembangan diri Edukasi

Bercita-Cita menjadi Mentor? Yuk Kenali 3 Manfaat Menjadi Mentor

Manfaat menjadi mentor sangatlah besar untuk diri kita sendiri. Ia merupakan orang hebat yang sangat dibutuhkan dalam menunjang kesuksesan seseorang. Dengan bantuannya, kemungkinan bahwa seseorang akan lebih mudah dalam menjalankan misinya untuk mewujudkan sesuatu yang telah diharapkan. Oleh karena itu keterampilan-keterampilan khusus untuk menjadi pengajar yang berkualitas harus diperhatikan. Dengan kata lain, kualitas yang dimiliki tersebut dapat bermanfaat untuk diri kita sendiri. Ingin mengetahuinya lebih jauh? yuk baca artikel berikut!

Apa itu mentor?

Dilansir dari qubisa.com Mentor/penasihat merupakan orang bijak yang dipilih untuk mendampingi seseorang yang ingin dibimbingnya. Seseorang yang ingin dibimbing olehnya bukan berarti orang tersebut tidak ingin belajar sendiri, melainkan ingin diarahkan dengan baik agar lebih mudah dalam mencapai sesuatu yang diinginkannya. Adakalanya, seseorang yang membutuhkannya merupakan seseorang yang ingin menambah motivasinya dalam menekuni suatu hal. Sehingga, peran seorang penasihat disini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan semangatnya yang telah hilang.

Skills Yang Harus Dimiliki

Keterampilan-keterampilan khusus yang harus dimiliki seorang mentor/penasihat agar dapat disebut sebagai mentor yang berkualitas yaitu:

  1. Komunikasi dengan baik: Dengan menggunakan komunikasi yang baik, itu akan melancarkan proses mentoring. Penggunaan bahasa dengan baik tidak akan memicu kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Hal itu justru akan membuat para peserta nyaman dengan apa yang mereka dengar. Sehingga, ia akan menjadi satu-satunya orang yang tepat untuk diajak berbicara
  2. Memiliki jiwa Leadership: Jiwa leadership atau jiwa kepemimpinan adalah hal utama yang harus dimiliki oleh seorang penasihat. Sebagai penasihat berarti ia adalah pemimpin dari sebuah kelompok atau individu. Sehingga seorang pemimpin dapat mengatur bagaimana semua itu berjalan dengan lancar dan benar.
  3. Memiliki kesabaran yang cukup tinggi: Kesabaran juga diperlukan lho dalam melakukan sesuatu. Seseorang yang berjiwa sabar akan tekun dalam melakukan apa yang menjadi kewajibannya. Seperti halnya seorang penasihat, ia harus sabar dalam membimbing para peserta dengan seberat apapun permasalahannya.
  4. Memiliki pengalaman yang cukup: Pengalaman bisa didapat melalui kegiatan-kegiatan yang memiliki hubungan dengan mentoring. Dengan pegangan sebuah pengalaman, ia akan memahami dengan baik apa yang harus ia lakukan.

Manfaat Menjadi Mentor

1. Meningkatkan kepercayaan diri

Ilustrasi kepercayan pada diri sendiri

Siapa sangka bahwa self-confidence atau percaya pada diri sendiri dapat ditingkatkan ketika menjadi seorang mentor. Pada dasarnya, kepercayaan diri akan timbul saat seseorang itu telah terbiasa menghadapi orang lain. Dengan pengalaman yang cukup mumpuni saat berinteraksi dengan individu maupun orang banyak, maka jiwa percaya diri yang telah tertanam dalam hati dan pikiran akan otomatis terekspos.

Percaya diri juga didapat ketika seorang penasihat berbicara di depan para peserta-nya. Ketika seseorang berbicara di depan orang banyak, lama-kelamaan ia akan merasa terbiasa sebagai main focus atau fokus utama para peserta-nya. Selain itu, jiwa percaya diri ini didapat ketika rasa percaya terhadap diri sendiri saat memberikan solusi terbaik kepada peserta-nya. Tidak semua orang dapat percaya diri dengan solusinya sendiri untuk diberikan kepada orang lain.

2. Menambah Relasi

Ilustrasi proses mentoring dengan beberapa peserta

Program Mentoring umumnya tidak hanya mencakup satu orang saja, melainkan dengan banyak orang. Seorang mentor tentunya sudah mengenali para peserta-nya masing masing. Dengan banyaknya para peserta, ia akan mengenali orang-orang yang tentunya terlibat dengan para peserta-nya. Seperti contoh, seorang peserta yang menginginkan bimbingan terhadap cara menentukan target pasar. Hal ini, mentor akan terlibat langsung dengan proses menentukan target tersebut demi memberikan solusi terbaik.

Selebihnya, seorang penasihat telah mengetahui relasi-relasi manakah yang cocok untuk memecahkan masalahnya. Mau tidak mau, ia akan bekerja sama dengan pihak yang dituju ketika suatu problem tidak dapat dipecahkan. Oleh karena itu, Relasi-relasi akan semakin meningkat dalam proses mentoring tersebut.

3. Menambah Wawasan Terhadap Subjek Tertentu

Ilustrasi buku adalah gudang ilmu

Pada saat suatu permasalahan peserta sulit terpecahkan, mau tidak mau seorang penasihat akan mencari solusinya. Solusi tersebut dapat dicari dengan melakukan riset terlebih dahulu. Dengan begitu, suatu permasalahan akan ketemu titik terangnya. Disini letak pemahaman akan hal baru telah muncul. Hal ini dapat dirasa bahwa proses mentoring tersebut dapat menambah keilmuan atau wawasan seorang penasihat terhadap subjek tertentu dimana hal baru yang terdapat pada subjek yang sebelumnya belum ia dapatkan di dalam pengalamannya akan menjadi wawasan kedepannya.

Demikian, manfaat menjadi penasihat sangatlah berharga ketika dirasa. Manfaat tersebut didapat ketika ia menjadi seorang penasihat yang sungguh-sungguh dalam proses mentoring para peserta-nya. Sehingga, manfaat tersebut dapat dirasa tergantung dengan bagaimana ia bekerja. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Perbedaan Guru, Tutor, Mentor, dan Instruktur, 4 Popular Terms!

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping