Blog

Important 5 Tips Membangun Personal Branding Pada Era Digital

brett-jordan-D44kHt8Ex14-unsplash
Pengembangan diri

Important 5 Tips Membangun Personal Branding Pada Era Digital

Keberadaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari membantu individu, organisasi, dan perusahaan dalam membangun citra atau reputasi. Di era digital ini, membangun reputasi lebih dikenal dengan sebutan personal branding. Personal branding bisa dilakukan oleh siapa saja, dengan adanya bantuan internet.

Pada tren era digital ini personal branding bertujuan untuk mengenalkan ciri khas atau image yang melekat pada diri agar keberadaannya mampu dikenali dengan mudah. Disisi lain, juga bertujuan meningkatkan daya tarik dan daya jual baik personal (individu) atau organisasi serta perusahaan. Citra, reputasi, atau image yang positif merupakan aspek penting yang ada dalam diri agar orang lain percaya dengan dijual.

Pengertian Personal Branding

Brand berarti simbol, tanda atau kombinasi dari hal-hal tersebut untuk mengidentifikasi barang atau jasa serta dapat membedakannya dengan pihak lain(pesaing) (Kotler, 2003). Dengan kata lain brand adalah ciri khas atau identitas.

Menurut Montoya &Vandehey (2008) “ Personal branding is about taking control of how other people perceive you before they come into direct contact with you.” Personal Branding adalah tentang mengendalikan bagaimana orang lain memandang Anda sebelum mereka bersentuhan langsung dengan Anda.”

Mobray (2009) personal branding merupakan “the ability to deliberately use attributes that demonstrate your capability to manage the expectations one will receive from an encounter with you”. Kemampuan untuk secara sengaja menggunakan atribut yang menunjukkan kemampuan Anda untuk mengelola harapan yang akan diterima seseorang dari pertemuan dengan Anda.

Aspek-Aspek Pembentuk Personal Branding

Menurut McNally & Speak (2002) ada tiga aspek yang harsu diperhatikan dalam membentuk personal branding, yaitu:

  1. Kompetensi Individu

Dalam mebangun sebuah personal branding, kompetensi atau kemampuan khusus pada bidang tertentu sangat diperlukan. Kemampuan yang dimiliki menjadi salah satu aspek yang dapat ditonjolkan kepada pihak yang dituju. Sehingga brand yang dimunculkan merupakan bagian dari diri sendiri seperti kepribadian, soft skill, hadr skill, serta nilai-nilai.

  1. Gaya

Gaya merupakan cara mengeksperikan atau menampilkan diri dan cara anda berkomunikasi dengan pihak yang dituju. Gaya yang dimiliki menjadi hal unik yang dilihat oleh orang lain. Ciri yang melekat pada diri membuat orang tertarik  dan mudah dikenali.

  1.  Standar

Dalam personal branding anda harus menentukan standar tersebut sendiri karena anda yang lebih mengetahui brand yang dimunculkan. Standar juga harus ditentukan berdasarkan kompetensi yang dimiliki, sehingga standar yang ditentukan tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Standar personal branding menjadi aspek penting karena dapat mempengaruhi penilaian orang terhadap diri Anda. 

Tips Membangun Personal Branding

1)  Menentukan Tujuan

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah menentukan tujuan. Anda harus menjawab pertanyaan “apa tujuan Anda?” Ini juga berkaitan dengan apa yang ingin ditampilkan dan yang ingin disampaikan. Tujuan akan memperlihatkan kejelasan brand yang ditampilkan, identitas seperti apa yang melekat pada diri Anda. Memiliki tujuan yang jelas akan membantu Anda menyusun langkah-langkah atau strategi yang akan digunakan.

2)  Menjadi diri sendiri

Memperlihatkan versi terbaik dalam diri sangat disukai dengan oleh audiens yang dimiliki dan yang dituju. Dalam hal ini kompetensi dan kepribadian menjadi aspek yang diperlihatkan. Lihat saja konten-konten yang ada di youtube dengan dengan ratusan ribu sampai jutaan penonton, mereka memperlihatkan diri mereka apa adanya, sesuai dengan passion, hobi dan kemampuan mereka. Penonton akan memilih konten yang sesuai yang mereka inginkan, apakah konten yang menghibur atau yang memberi pengetahuan.

3)  Konten yang bernilai

Konten yang dibuat harus memiliki kejelasan audiens yang dituju. Dalam konten yang diberikan kepada audient tentu harus memberikan manfaat. Terlepas dari itu, kualitas konten juga harus diperhatikan. Mereka harus mendapatkannya keunikan yang menjadi personal brand Anda. Konten ini merupakan cara Anda untuk berkomunikasi dengan audiens yang dimiliki.

4)  Membangun Networking

Tidak dapat dipungkiri bahwa manusia hidup bersosial. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membangun networking di era digital ini. Media sosial memiliki peran penting dalam membantu individu atau kelompok untuk menjalin hubungan dengan pihak-pihak lain. Memanfaatkan berbagai jenis platform media sosial dan platform digital memang harus dilakukan. Networking yang berkualitas akan membantu Anda dalam membangun personal branding. Memiliki networking dapat membantu Anda dalam hubungan bisnis atau pekerjaan.

5)  Konsisten

Membangun personal branding adalah sesuatu yang terjadi terus-menerus serta diperlukan kerja keras. Tidak semua yang diinginkan terwujud, akan ada fase dimana Anda berada dibawah. Disinilah semangat dan kerja keras du=ibutuhkan berkali-kali lipat dari biasanya. Pihak yang Anda tuju juga akan menilai usaha yang Anda berikan. Mungkin Jika tidak dilakukan dengan konsistensi resikonya adalah kehilangan audient atau pelanggan yang Anda miliki. Usahan dan konsistensi

Contoh Personal Branding

Ada beberapa contoh orang-orang Indonesia tepatnya anak-anak muda yang mampu memberikan insipirasi untuk para pembaca.

Jerome Polin

Personal branding mahasiswa (Sumber: nihongomantappu)

Jerome Pollin atau bisa disebut Jerome adalah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kuliah luar negeri tepatnya di Waseda University Tokyo Jepang. Personal branding yang di munculkan adalah mahasiswa jurusan matematika yang mendapatkan beasiswa kuliah luar negeri. Jerome membangun personal branding menggunakan platform youtube dan instagram sebagai media. Dalam konten youtubenya terlihat tentang matematika, kehidupan mahasiswa Indonesia di luar negari, budaya dan tema edukasi lainnya.

Alshad Ahmad

Membangun personal branding melalui youtube
Membangun personal branding melalui youtube (Sumber; Youtube Alshad Ahmad)

Pada channel youtubenya Alshad Ahmad memberikan tayangan yang sangat bermanfaat tentang  konservasi satwa-satwa liar. Alshad memunculkan citra dirinya sebagai pencinta hewan, inilah yang menjadi identitas yang melekat pada dirinya. Dia memberikan pengetahuan tantang binatang sesuai dengan bidang yang diakusai. Ini menjadi juga salah satu media edukasi yang dapat diperoleh dari adanya manfaat digitalisasi. Informasi-informasi yang disajiakan cukup menarik dan bermanfaat, mulai dari perawatan, pemenuhan gizi, sampai perkembangbiakan.

Baca juga: Best 10 Motivasi Usaha untuk kesuksesan dalam Berbisnis

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping