Blog

7 Skill untuk menjadi Instruktur Training

Instruktur training
HR and L&D

7 Skill untuk menjadi Instruktur Training

Jika anda memiliki impian untuk membagikan ketrampilan atau pengetahuan anda serta memberikan bimbingan kepada peserta didik untuk mencapai tujuan mereka, maka menjadi seorang instruktur adalah pilihan yang tepat. Instruktur sebagai seorang pendidik yang professional di tuntut untuk memiliki kualifikasi dan kompetensi minimum yang sudah di persyaratkan. Kualifikasi dan kompeten minimum ini juga disesuaikan dengan bidang yang menjadi professionalnya. Di Indonesia sendiri banyak instruktur di beberapa bidang, seperti bidang akademik, kejuruan, sport dan lain sebagainya.

Baca juga : Become an instructor

Beberapa dari anda mungkin pernah mendengar profesi instruktur training atau trainer, seseorang yang dibutuhkan dalam dunia kerja untuk menyampaikan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya kepada orang lain. Dilansir dari renesia, seorang trainer ialah orang yang mempunyai kompetensi guna membagikan pelatihan pada peserta training agar dapat memilii kemampuan ataupun tingkatkan skill diri. Sebelumnya mereka juga mendapatkan sesi pelatihan untuk memperoleh ketrampilan dan kemampuan yang akan disampaikan kepada khalayak luas. Namun di luaran sana, masih banyak yang belum secara maksimal memberikan hasil training terutama untuk materi yang cukup sulit dan vital.

Perlu diperhatikan, jika anda ingin mendalami profesi ini, harus dipahami bahwa profesi tersebut sedang diminati oleh banyak perusahaan-perusahaan serta memiliki persaingan yang cukup ketat, dan tentunya mereka akan selalu hadir dengan usia yang lebih muda daripada anda. Mengingat, profesi ini merupakan salah satu profesi yang menawarkan jam kerja secara fleksibel. Maka perlunya pengembangan ketrampilan, serta adanya perbedaan anda dengan yang lainnya, sehingga dapat membuat anda bisa bertahan pada profesi ini, berani tampil beda membuat anda juga dapat bersaing secara sehat dengan yang lainnya.

Menjadi seorang trainer juga bukanlah hal yang mudah. Butuh banyak persiapan dan ketrampilan yang harus anda miliki. Banyak yang mengatakan bahwa profesi ini hanya perlu berlatih bicara di depan orang banyak atau sekedar memiliki ketrampilan public speaking yang baik, tetapi pada kenyataannya tidak hanya itu. Masih banyak yang harus diketahui dan di pelajari. Dari mulai menyampaikan materi, mendesain materi untuk di presentasikan, menyusun berbagai macam pelatihan yang butuhkan oleh klien dan hal-hal lainnya yang perlu diperhatikan lagi.

Instruktur training
Gambaran seorang trainer sedang menjelaskan materi training

Dikutip dari Ilmu Manajemen sdm berikut adalah hal-hal yang menjadi bekal anda untuk menjadi seorang trainer yang baik :

1. Analisa yang baik

Ketrampilan dalam menganalisa dan mengetahui kebutuhan klien yang menggunakan jasa anda sangatlah penting untuk dimiliki oleh seorang trainer. Ketidaktepatan anda dalam membawakan materi untuk peserta training tentu akan sangat mengecewakan dan dinilai tidak professional. Maka untuk mengetahui materi yang akan dibawakan, anda harus mencari tahu terlebih dahulu latar belakang dan kebudayaan pada perusahaan atau klien anda.

2. Pengetahuan sesuai bidang profesional

Perlunya memiliki pengetahuan sesuai dengan bidang profesionalnya, jika anda seorang instruktur training pada bidang komunikasi maka tentunya anda harus menguasai dan berpengalaman dalam bidang komunikasi. Begitu juga dengan bidang lainnya, anda harus lebih menguasai teori yang ada dan perkembangan teori pada saat ini.

Lebih tepatnya, anda harus menjadi seorang yang lebih pintar dan mengetahui segala hal yang sekiranya akan ditanyakan oleh para klien anada. Tidak ada salahnya anda mendalami bidang tersebut dengan mengikuti kursus, dengan ini anda dapat mengatasi hal-hal yang mungkin terjadi ketika berhadapan dengan banyak klien dari berbagai macam latar belakang.

3. Personal Branding

Menjadi seorang trainer, anda juga harus memiliki personal branding. Personal branding ini sangat diperlukan untuk memberikan ciri khas yang dimiliki dan akan diingat oleh banyak orang. Selain itu, personal branding juga akan menjadi nilai jual bagi anda agar tidak mudah dipandang sebelah mata atau menganggap apa yang anda sampaikan tidak berguna atau tidak menarik.

Salah satu cara untuk membangun personal branding yaitu dengan memperluas relasi anda dengan orang-orang berkualitas yang telah memiliki personal branding yang bagus sehingga anda dapat sekaligus belajar dari mereka. Kemudian, dengan mengikuti pelatihan-pelatihan lainnya untuk terus mengembangkan ketrampilan dan memiliki kualifikasi yang dapat membantu anda menjadi seorang trainer profesional.

4. Public Speaking

Ketrampilan yang wajib dimiliki selanjutnya ialah public speaking. Ketrampilan ini paling sering di bicarakan oleh banyak orang untuk bisa sukses dalam menjalankan sebuah projek. Selain itu, dalam sesi training ini sudah pasti anda menjadi satu-satunya orang yang berbicara paling banyak di depan para peserta training. Sehingga, perlu ketrampilan public speaking yang dapat menarik perhatian agar klien tidak cepat bosan dan jenuh selama sesi pelatihan berlangsung.

5. Membuat Training

Seorang trainer juga harus mampu untuk mengemas materi dengan rapi dan menarik. Materi pelatihan yang baik adalah yang dapat dikemas dengan bahasa sederhana, mudah dipahami namun poin-poin utamanya tetap masuk ke dalam materi tersebut. Maka jika anda membuat materi dengan bahasa yang berbelit-belit dan rumit jelas peserta training tidak akan tertarik dengan materi anda. Maka tidak ada salahnya apabila materi pelatihan di suguhkan dengan gambar yang sesuai dan menarik.

6. Teknik Marketing

Trainer juga merupakan seorang marketing yang harus mampu untuk memasarkan dirinya sendiri dan materi yang di bawakannya. Salah satu cara untuk memasarkannya adalah dengan memberikan proposal anda kepada calon klien. Buat dengan sebaik mungkin untuk membuat klien tertarik. Anda juga bisa belajar dari seseorang yang sudah memiliki banyak pengalaman dalam membuat pelatihan, dengan ini anda dapat memperluas relasi dan juga memperkaya diri dengan pengetahuan yang baru.

7. Berpikir Kreatif

Ketrampilan selanjutnya adalah ketrampilan untuk memiliki cara pandang yang luas dan cara berpikir yang kreatif, dengan ini akan banyak inovasi-inovasi yang dihasilkan dan membuat orang lain tertarik dengan cara pandang anda yang baik. Perbanyak relasi, wawasan dan pengalaman anda dengan belajar melalui media online ataupun media tulis yang dapat membuat anda memiliki cara pandang yang lebih luas dan lebih modern.

Dari banyaknya keahlian dan ketrampilan yang harus dimiliki. Sejatinya seorang trainer tetaplah seorang individu yang pasti akan merasakan jenuh dan malas untuk belajar. Maka teruslah untuk mengembangkan diri dengan ketrampilan-ketrampilan baru dan belajar dari pengalaman orang lain. Dengan demikian anda akan dengan mudah dan otomatis akan banyak belajar dari sana, salah satunya ialah untuk bisa lebih percaya diri.

Comments (4)

  1. […] juga : 7 Skill untuk menjadi Instruktur […]

  2. […] Baca juga : 7 Skill untuk menjadi Instruktur Training […]

  3. […] Baca Juga : 7 Skill untuk Menjadi Instruktur Training […]

  4. […] Baca juga: 7 Skill untuk menjadi Instruktur Training […]

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping