Blog

Amazing, 4 Tips Menjadi Mentor Berkualitas Yang Wajib Diketahui

Menjadi mentor di kelas
Video & Tips

Amazing, 4 Tips Menjadi Mentor Berkualitas Yang Wajib Diketahui

menjadi mentor di kelas

Menjadi mentor adalah hal yang dapat dikatakan cukup susah karena terdapat banyak keterampilan-keterampilan yang harus dimiliki. Mentor merupakan seseorang yang dipercayai sebagai pengajar atau penasihat yang memiliki kepribadian bijak dalam mendampingi peserta. Seorang mentor biasanya adalah orang yang memiliki ilmu yang tinggi atau memiliki kegemaran dalam mengatur, menasihati, dan memberikan arah. Hal ini, mentor sangat dibutuhkan dalam pekerjaan apapun karena mentor lah yang menuntun para peserta dalam mencapai tujuannya. Simak berikut tips sukses menjadi mentor yang harus kalian ketahui!

1. Pandai Mengajar dan Menasehati

Menjadi mentor dalam pembelajaran

Menjadi mentor bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan karena seorang mentor harus pandai dalam mengajar dan menasihati. Hal itu merupakan tugas utamanya. Dalam proses mentoring, seorang mentor harus mempunyai keahlian mengajar dengan baik. Keahlian tersebut dapat digali dengan cara berlatih dan belajar secara terus menerus. Mengikuti pelatihan, seminar, dan belajar melalui platform online dapat membantu dalam mengembangkan pengetahuan. Dari dal tersebut, seorang mentor memiliki pengetahuan yang luas dalam proses mentoring para peserta.

Para peserta sangat membutuhkan mentor yang benar-benar dapat mengajar dan mengarahkan mereka dalam kesuksesan karir atau tujuannya. Tanpa seorang mentor, mereka yang kurang wawasan akan kebingungan dengan apa yang harus mereka siapkan serta tidak mengetahui akan ilmu-ilmu yang dibutuhkan dalam meniti karir atau tujuan mereka. Dengan kata lain, Mentor harus siap dengan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh peserta termasuk menasihati. Kurangnya motivasi membuat seseorang enggan melakukan sesuatu. Inilah saatnya mentor dibutuhkan oleh para peserta yang tidak tau kemana arah mereka akan memulai. Sehingga, mengajar sekaligus menasihati harus dilakukan secara beriringan demi kesuksesan para peserta

2. Memiliki Keahlian Berbicara Dengan Baik

Mentor berkomunikasi dengan peserta menggunakan gerak tubuh

Faktanya, keahlian berbicara juga dibutuhkan saat menjadi mentor. Sangat tidak mungkin apabila seorang mentor tidak dapat berbicara dengan baik karena dalam proses mentoring terdapat interaksi antara mentor dengan peserta. Namun, yang berperan aktif ketika berbicara adalah mentor. Mengingat bahwa ia dibayar untuk menyampaikan ilmu dan arahan yang tepat demi mewujudkan tujuan para peserta. Tidak heran jika mentor termasuk dalam sifat orang yang Extrovert.

Berbicara dengan baik merupakan hal yang harus dilakukan. Dengan begitu komunikasi akan berjalan dengan lancar. Menjadi mentor yang dapat berbicara dengan baik, termasuk berbahasa dengan baik dan benar akan disegani. Selain komunikasi dapat berjalan dengan lancar, para peserta yang di-bimbing-nya juga dapat mencerna apa yang telah diajarkan dan di-nasihatkan. Sehingga tidak akan terjadi perbedaan pendapat antara satu dengan lainnya.

3. Memahami Pribadi Tiap Peserta

Memahami apa yang ingin disampaikan oleh peserta

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang memiliki sifat Extrovert dan ada pula yang Introvert. Sifat Extrovert lebih cenderung terbuka akan suatu hal. Berbeda dengan Introvert, sifat ini lebih cenderung tertutup. Sehingga, menjadi mentor juga harus menjadi jembatan antara kedua perbedaan tersebut dengan memahami tiap pesertanya.

Memahami tiap peserta dapat dilakukan dengan cara memperhatikan kebiasaan yang dilakukannya, seperti; apakah peserta sering mengutarakan pendapatnya ketika tidak memahami apa yang disampaikan mentor, ataukah dengan melihat kebiasaan yang dapat membuatnya lebih termotivasi. Misalkan, memahami peserta yang Introvert lebih nyaman ketika mentor lebih menuntunnya dibandingkan mengutarakan pendapat. Berbeda dengan peserta yang Extrovert dimana mengutarakan pendapat adalah hal yang menyenangkan. Disini, mentor harus mengetahui apa yang harus ia lakukan dengan kedua peserta tersebut. Dengan itu semua, menjadi mentor yang berkualitas dapat tercapai.

4. Memberikan Motivasi dan Semangat
kata motivasi

Menjadi mentor harus senantiasa memberikan motivasi atau dorongan kepada peserta. Selain itu, Mentor juga dituntut untuk membuat suasana yang menyenangkan bagi para peserta. Dengan motivasi yang tinggi dan suasana yang menyenangkan, para peserta akan bangkit dari apa yang menurut mereka kurang.

Memberikan motivasi dan semangat dapat dimulai dari menjadi pendengar yang baik akan semua permasalahan dari para peserta. Dikutip dari https://www.linovhr.com/mentoring/ program mentoring ditujukan untuk membentuk action learning yaitu dengan menemukan permasalahan yang ada, mentor dapat memecahkan masalah tersebut dengan memberikan solusi, motivasi, serta semangat yang tinggi untuk membangkitkan semangat para peserta-nya. Sehingga, menjadi mentor harus bisa memahami para peserta-nya.

Baca juga : 120 Kata-Kata Motivasi Belajar untuk Membakar Semangat Dalam Menggapai Mimpi

Ringkasnya, menjadi mentor harus memiliki kemampuan dan pengalaman yang banyak karena hal tersebut menjadi pegangan seorang mentor. Mengingat, menjadi mentor dituntut untuk menguasai segala hal.

Baca juga : 7 Skill untuk menjadi Instruktur Training

Leave your thought here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
Click outside to hide the compare bar
Compare
Wishlist 0
Open wishlist page Continue shopping